TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Post  syafrul hidayah on Tue May 17, 2011 4:55 pm

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Pengenalan TCP/IP
TCP/IP adalah salah satu jenis protokol yg memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network (jaringan). Merupakan himpunan aturan yg memungkinkan komputer untuk berhubungan antara satu dengan yg lain, biasanya berupa bentuk / waktu / barisan / pemeriksaan error saat transmisi data.
Jadi, TCP/IP memungkinkan sebuah sitem terhubung dengan sistem lainnya menggunakan topologi jaringan apapun. TCP/IP memungkinkan komputer-komputer dengan sistem yang berbeda dan arsitektur yang berbeda pula dapat saling berkomunikasi antara satu dengan yang lain tanpa batasan. Misalnya saja, sebuah komputer dengan sistem operasi Windows XP akan dapat berkomunikasi dengan komputer dengan sistem operasi LINUX dengan menggunakan TCP/IP.
Penggunaan TCP/IP
TCP/IP digunakan pada dua jenis komunikasi, yaitu Internet communication dan Internetwork Communication. Internet Communication adalah komunikasi dengan jaringan globalnya berbasiskan sistem TCP/IP. Sedangkan Internetwork Communication adalah komunikasi dalam Local Area Network (LAN) atau Wide Area Network (WAN).
Contoh Internet Commnunication:

  • E-mail – TCP/IP berisi protokol-protokol menyediakan sebuah titik (node) untuk mengirim dan menerima E-mail.
  • Web Browsing – Protokol TCP/IP digunakan untuk menyediakan titik (node) untuk menggunakan sebuah web browser untuk membuka web site- web site tertentu.
  • Sending and Receiving files – Protokol TCP/IP digunakan untuk menyediakan titik (node) untuk menghubungkan peng-upload file ke pen-download file.
Contoh Internetwork Communication:

  • Architecture-independent Communication – LAN ataupun WAN setiap komponen yang terhubung pada jaringan tersebut komponennya pasti berbeda, baik dari parik pembuatan perangkat, arsitektur, dan sistem opreasi untuk setiap perangkatnya. Dengan menggunakan TCP/IP, mesin dengan arsitektur yang berbeda, seperti mainfreme dan PC atau komputer yang berjalan dengan sistem operasi yang berbeda, seperti Widows dan LINUX akan dapat berkomunikasi satu sama lain.

Cara TCP/IP bekerja
TCP/IP sebenarnya adalah sebuah software yang berbasiskan deretan protokol yang melalakukan komunikasi yang berbeda-beda, seperti mengirimkan E-mail. Setiap protokol berkomunikasi pada sebuah port yang merupakan sebuah open line trafik komunikasi yang khusus. Jika sebuah komputer bertindak sebagai sebuah host (server), untuk salah satu jenis komunikasi, server akan memiliki sebuah port yang terbuka yang menyediakan permintaan untuk dihubungkan kepadanya.
TCP merupakan connection-oriented, yang berarti bahwa kedua komputer yang ikut serta dalam pertukaran data harus melakukan hubungan terlebih dulu sebelum pertukaran data berlangsung. Selain itu TCP juga bertanggungjawab untuk menyakinkan bahwa data tersebut sampai ke tujuan, memeriksa kesalahan dan melakuakan error reporting hanya bila TCP tidak berhasil melakukan hubungan (hal inilah yang membuat TCP sukar untuk dikelabuhi). Jika isi pesan data tersebut terlalu besar untuk satu datagram, TCP akan membaginya ke dalam beberapa datagram. IP bertanggung jawab setelah hubungan berlangsung, tugasnya adalah untuk meroute data packet . Di dalam network, IP hanya bertugas sebagai kurir dari TCP dalam penyampaian datagram dan “tidak bertanggung jawab” jika data tersebut tidak sampai dengan utuh (hal ini disebabkan IP tidak memiliki informasi mengenai isi data yg dikirimkan) maka IP akan mengirimkan pesan kesalahan ICMP. Jika hal ini terjadi maka IP hanya akan memberikan pesan kesalahan (error message) kembali ke sumber data. Karena IP “hanya” mengirimkan data “tanpa” mengetahui mana data yg akan disusun berikutnya menyebabkan IP mudah untuk dimodifikasi daerah “sumber dan tujuan” datagram. Hal inilah penyebab banyak paket hilang sebelum sampai kembali ke sumber awalnya. Jelas bahwa sumber dan tujuannya sudah dimodifikasi. Kalimat Datagram dan paket sering dipertukarkan penggunaanya. Secara teknis, datagram adalah kalimat yg digunakan jika kita hendak menggambarkan TCP/IP. Datagram adalah unit dari data, yg tercakup dalam protokol.
Arsitektur TCP/IP
Protokol TCP/IP hanya dibuat atas lima layer saja: physical, data link, network, transport dan application dan 3 layer utama pada model TCP/IP, yaitu:
Network (Internet) Layer
Network (internet) layer bertanggungjawab atas tracking address sebuah perangkat pada jaringan atau melakukan rute sejumlah packet (bagian dari informasi yang berada pada network layer), menentukan bagaimana datagram IP dikirim atau dibawa dan mengirim paket-paket IP dari sebuah server ke yang lain melewati sebuah bagian khusus yang kompleks secara berubah-ubah. Contohnya, deretan protokol pada TCP/IP yang beroperasi pada network layer adalah ICMP (Internet Message Protocol) yaitu protokol untuk error-reporting dan ARP (Address Resolution Protocol), yaitu protokol yang berfungsi membangun mapping address jika perubahan address dibutuhkan.
Transport Layer
Transport layer adalah tempat dimana komunikasi terjadi. Ada dua protokol yang digunakan untuk komunikasi, yaitu TCP dan UDP. TCP memberikan transport service yang diandalkan dan termonitor dengan baik. Sedangkan UDP (User Datagram Protocol) memberikan simple transport dengan tidak ada error – correcting atau flow – control service. Dengan menggunakan terminologi, kita dapat mendeskripsikan connection dan connectionless pada protokol-protokol TCP dan UDP. Connection (dengan koneksi), yaitu yang menggunakan TCP berarti bahwa komputer tujuan akan menjawab atau menyetujui komputer pengirim sebelum ia dapat mengirim pesan. Connectionless (tanpa koneksi), yaitu yang menggunakan UDP, berarti bahwa komputer pengirim dapat mengirimkan pesan tanpa menghiraukan respon jawaban atau persetujuan diberikan atau tidak oleh komputer penerima kepada komputer pengirim.
Transport layer menyediakan perbaikan untuk melayani network layer. Lapisan ini membantu dalam meyakinkan pengiriman data dapat diandalkan dan menggabungkan data yang telah dikirim dari ujung ke ujung. Untuk meyakinkan pengiriman data dapat diandalkan transport layer berdasarkan kepada mekanisme pengontrolan error yang disediakan oleh layer yang lebih rendah, jika layer yang dibawahnya tidak mampu untuk mengerjakan maka transport layer akan bekerja lebih keras. Pada layer ini merupakan kesempatan terakhir untuk mengatasi error, tetapi pada kenyataannya transport layer menyediakan pengiriman yang bebas error.
Application Layer
Application layer memberi aplikasi-aplikasi end-user dengan akses data dapat secara bebas melewati protokol transport yang bisa digunakan pengguna untuk melakukan jenis komunikasi sesuai yang diinginkan. Aplikasi ini berisi Simple Message Transfer Protocol (SMTP), sebuah protokol yang mengirimkan E-mail; Post Office Protocol 3 (POP3), sebuah protokol yang menerima E-mail; Hypertext Transfer Protocol (HTTP), sebuah protokol yang berfungsi agar komputer dapat mengakses data pada sebuah web server; dan File Transfer Protocol (FTP), sebuah protokol yang berfungsi agar komputer dapat meng-upload atau mendownload file ke dan dari sebuah server.
Sumber:
achsan.staff.gunadarma.ac.id – Protokol TCP/IP
dedenthe.wordpress.com – Apa itu TCP/IP diakses tanggal 16 Mei 2011
scribd.com – Protokol TCP/IP oleh PRASIMAX Technology Development Center tahun 2002
scribd.com – TCP/IP oleh Jenifer Lewis


by :
Syafrul Hidayah
085514208
S1 elkom UNESA

syafrul hidayah

Jumlah posting : 1
Join date : 17.05.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik