JARINGAN CDMA (CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

JARINGAN CDMA (CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS)

Post  ikhtiar on Thu May 19, 2011 7:47 am

Mungkin benar, ketika Anda ditanya mengapa memilih CDMA untuk berkomunikasi, jawabannya karena murah. Tarifnya seharga telepon rumah. Soal jangkauannya yang terbatas tak jadi soal, yang penting bisa ngobrol panjang sembari minum kopi di kafe kopi ternama.
Membicarakan CDMA sebetulnya tidak cuma tarif murah. Begitu banyak hal yang ditawarkan oleh jaringan code division ini. CDMA alias Code Division Multiple Access tak lain merupakan teknologi frekuensi radio multigelombang. Metode frekuensi yang berlaku adalah akses multipel yang tidak terbagi dalam satu kanal ketika semua gelombang masuk bersamaan. Anggap saja begini, dalam sebuah jalan tol terbagi menjadi beberapa ruas jalan bebas hambatan, di mana masing-masing kendaraan berjalan dijalurnya.

CDMA dalam dunia teknologi komunikasi sering disebut sebagai teknologi digital seluler yang pengembangannya dipelopori oleh Qualcomm. Untuk pengembangan lain di CDMA yang berevolusi menjadi W-CDMA dicetuskan oleh International Telecommunication Union yang disingkat ITU.

Pengembangan yang paling penting selain untuk dunia seluler, teknologi CDMA juga digunakan untuk dunia navigasi seperti Global Positioning System (GPS). Teknologi ini bahkan sangat laris dan digunakan oleh beberapa perusahaan besar yang bergerak dalam urusan transportasi juga logistik. Salah satu contoh sistem satelit GPS yang digunakan di Amerika adalah OmniTRACS satellite system untuk mengatur transportasi logistik di seluruh Amerika Utara, dari San Fransisco sampai ke Boston.

Gerak evolusi teknologi CDMA di Amerika memang cukup pesat dengan adanya institusi Qualcomm sebagai motor pengembangnya. Bahkan Qualcomm juga memiliki nama sendiri, Seperti CDMA dikenal dengan nama IS-95. Yang kata IS sendiri diambil dari Interim Standard of the Telecommunications Industry Association (TIA). Lalu IS-95 juga banyak dipersamakan dengan teknologi 2G atau generasi kedua dalam dunia seluler. Dan bahkan Qualcomm juga mematenkan teknologi tersebut dengan nama CdmaOne. Jadi setiap pengguna teknologi tersebut harus meminta lisensi darinya. Sampai saat ini pengembangan CDMA masih terus berlanjut bahkan terus berevolusi menghasilkan teknologi-teknologi baru seperti CDMA20001x, CDMA20001xEV-DO, dan CDMA20001xEV-DV.

Rentang jangkauan gelombang frekuansi yang dapat dilakukan oleh teknologi CDMA sangat bergantung dari kekuatan ponsel penerima dan BTS-nya. Namun faktor geografis serta lingkungan sekitar juga harus diperhatikan. Karena semua itu dapat memperngaruhi gelombang frekuensi yang dipancarkan dari tiap BTS CDMA. Mengapa bisa begitu?

Karateristik gelombang tersebut yang membuat perbedaan jangkauan teknologi seluler yang digunakan oleh tiap operator seluler atau mobile network dalam memberikan layanan jaringan seluler. Oleh sebab itu di setiap kota besar lebih memilih teknologi gelombang frekuensi tinggi agar suatu jaringan dapat menjangkau jaringan lainnya seperti teknologi GSM (Global System for Mobile).

Tetapi untuk di daerah pedesaan lebih cocok menggunakan frekuensi yang rendah untuk menjangkau luasnya area di tempat satu ke tempat lainnya seperti CDMA. Hal itu disebabkan pada dasarnya gelombang frekuensi yang tinggi membutuhkan banyak energi listrik dalam penyebarannya. Oleh sebab itu frekuansi tinggi tidak dapat memberi cakupan luas dengan energi listrik yang terbatas di dalamnya. Sedangkan gelombang pendek dengan frekuensi rendah dapat memberi cakupan yang lebih luas ketimbang frekuensi tinggi.

Karena pola jaringan itulah, CDMA membuka kemungkinan pengiriman data secara lebih prima. Dengan arus yang berpola seperti idiom jalan tol tadi, data yang terkirim akan bebas hambatan. Sayangnya, di sini skala kebutuhan akan data berkecepatan tinggi tidak sehebat SMS.


[list][*] CDMA 2000 1x
CDMA 2000 1x merupakan pengembangan dari CDMAOne yang diharapkan mampu menyediakan layanan data dengan kecepatan tinggi dengan menggunakan jaringan dan alokasi frekuensi yang telah ada. Kapasitas suara lebih besar 1,5 kali bila dibandingkan dengan IS-95 dengan kecepatan data 153 Kbps pada sebuah kanal selebar 1,25 MHz. CDMA2000 1x mampu mendukung layanan E-mail, Wireless Internet, download gambar, dan juga video. Jaringan CDMA2000 1x telah mengalami beberapa pengembangan seperti pada kontrol daya yang lebih baik. Kemampuan MS dalam mengirim perintah power kontrol pada forward link lebih besar 16 kali dibandingkan dengan IS-95. Sedangkan pada sisi arsitekturnya Base Station Controller (BSC) menggunakan Intelligent Peripheral (IP) Routing, Base Tranceiver Station (BTS) Multimod, serta Packet Data Serving Node (PDSN).


Dari gambar diatas komponen dalam kotak merah merupakan komponen yang ditambahkan dari jaringan CDMA yang sudah ada sebelumnya. Antara kedua BSC ini (IS-2000 dan IS-2000 1x) bisa berada ditempat yang sama walaupun tidak ada kanal logic yang menghubungkan keduanya. Bedanya adalah protocol yang digunakan, untuk CDMA 2000 1x menggunakan IS-856 sedangkan CDMA 2000 menggunakan IS-2000.

Elemen – Elemen Jaringan CDMA 2000 1x

a. Mobile Station (MS) / Access Terminal (AT)

Untuk membentuk dan memelihara hubungan baik voice maupun data.Pembentukan hubungan dilakukan dengan meminta kanal radio dari Access Network (AN). Setelah terbentuk, MS bertanggung jawab menjaga kanal radio dan melakukan buffer packet bila kanal radio sedang tidak tersedia. Pada saat dinyalakan, MS secara otomatis melakukan registrasi ke Home Location Register.

(HLR) untuk proses autentication yang bertujuan mengetahui lokasi terakhir MS. Setelah proses registrasi selesai, MS siap melakukan komunikasi baik komunikasi voice maupun data. Ada dua macam terminal yaitu fixed terminal dan portable/handheld terminal. MS juga berfungsi untuk authorization dan accounting yang diperlukan oleh AAA

b. Base Tranceiver Station (BTS)

BTS merupakan bagian penting dalam cell site, yang berfungsi mengalokasikan frekuensi dan daya serta kode walsh yang akan digunakan oleh user. BTS memiliki peralatan fisik radio yang digunakan untuk mentransmisikan dan menerima sinyal CDMA2000 ke user dan sebaliknya. Beberapa fungsi lainnya yang dilakukan oleh BTS yaitu mengontrol frekuensi pembawa pada sel, mengatur alokasi daya untuk traffic overhead dan soft handoff pada arah forward dan mengenali kode-kode walsh.

c. Base Station Controller (BSC)

BSC berfungsi :
1. Mendukung kontrol terhadap call processing ; call setup atau call Release
2. Melakukan kontrol terhadap proses soft, softer atau hard handoff
3. Melakukan kontrol terhadap transmit power MS
4. Melakukan Resource management ; Walsh code, dan trunk
5. Melakukan kontrol beban BTS
6. Statistic Management
7. Interface ke Mobile Switching Center (MSC) dengan IS 634
8. Lokasi remote atau Co-located dengan MSC

d. Authentication, Authorization, Accounting (AAA)

AAA melakukan proses authentication, authorization, dan accounting untuk jaringan paket data dengan memanfaatkan Remote Access Dial-in User Service (RADIUS) protocol. AAA server berkomunikasi dengan PDSN melalui IP dan melakukan fungsi-fungsi sebagai berikut :
a. Autentikasi yang terhubung dengan koneksi Point to Point Protocol (PPP) dan IP.
b. Authorisasi untuk profil layanan, distribusi, keamanan, dan management accounting.
c. Trunk Switching Center (TSC) : digunakan untuk proses trunk call signaling dan sebagai media penyaluran trunk call. TSC dapat dihubungkan dengan banyak Packet Control Function (PCF). PCF digunakan untuk membentuk, memelihara dan membubarkan hubungan dengan PDSN. PCF berkomunikasi dengan RRC untuk meminta dan mengatur kanal radio untuk menyampaikan paket dari dan ke MS. PCF juga bertanggung jawab mengumpulkan informasi accounting dan meneruskannya ke PDSN. Radio Resources Control (RRC) mendukung otorisasi MS untuk mendapatkan akses radio, mendukung enkripsi air interface di MSC (Mobile Switching Center).

d. iGateway Bill (iGWB) ; berfungsi untuk mengumpulkan, menyimpan, menyaring, menyingkat dan mengirimkan tagihan.
e. Group and List Management Server (GLMS) : digunakan untuk menyimpan informasi tentang : trunk group, subscriber trunk service, dan Virtual Private Network (VPN)

f. Mobile Switching Center (MSC) : MSC atau sering juga disebut sebagai interface antara Base Station Controller (BSC) dengan Public Switched Telephone Network (PSTN) djaringan data Integrated Services Digital Network (ISDN) melalui gateway MSC (G-MSC), mempunyai beberapa kegunaan sebagai berikut :

1. Mengatur komunikasi diantara pelanggan seluler dengan pelanggan jaringan telekomunikasi lainnya.
2. Melakukan koordinasi setting-up panggilan dari dan keluar user seluler.
3. Merupakan pusat dari sistem radio seluler.
4. Mengatur panggilan baik originating maupun terminating calls.
5. Bertanggung jawab untuk set-up, routing, informasi accounting, kontrol dan terminasi panggilan.

g. Visitor Location Register (VLR) : VLR secara temporary menyimpan dan mengontrol semua informasi dari MS yang berada diwilayahnya. Ketika user melakukan panggilan maka VLR mentransmisikan semua informasi yang berhubungan dari MSC.

h. Service Switching Point (SSP) : SSP digunakan untuk mendeteksi permintaan intelligent service, melakukan komunikasi dengan Service Control Point (SCP) dan merespon permintaan service / layanan dari SCP. Selain itu SSP menyediakan service switching dan call control , serta berhubungan secara langsung dengan MSC/VLR. Fungsi dari SCP antara lain : menyediakan data user, menerima permintaan dari SSP, dan meminta database untuk melakukan coding.

i. Intelligent Peripheral (IP) : IP dan SCP terhubung secara fisik dengan MSC yang berhubungan dengan jaringan seluler. Melalui lapisan dalan jaringan, IP menyediakan sumber untuk melakukan / memenuhi intelegent service.

j. Home Location Register (HLR)/ Authentication Center (AC) : HLR merupakan database yang berisi management dari MS yang menyimpan seluruh data user seperti lokasi user, dan shared secret data (SSD) semua user. HLR merupakan pusat Autentifikasi (AuC) dan pusat penyimpanan Electronic Serial Number (ESN) setiap user yang sudah melakukan registrasi. AC digunakan untuk mengontrol informasi yang dibutuhkan untuk proses autentikasi MS yang terhubung dengan HLR dengan melakukan eksekusi algoritma autentikasi, membangkitkan SSD, dan melakukan perbaikan gangguan autentikasi.

k. Packet Data Serving Node (PDSN) : PDSN merupakan komponen baru yang menjadi penghubung antara jaringan mobile dan IP sehingga memungkinkan akses data dapat dilakukan oleh MS. Terdapat dalam sistem seluler berbasis CDMA2000 yang bertujuan untuk mendukung layanan paket data dan membentuk sejumlah fungsi utama dalam hal pemaketan data antara lain :

1. Membentuk, mengatur, dan menghapuskan sesi PPP dengan user
2. Mendukung layanan paket simple Internet Protocol (S-IP) dan mobile IP (M-IP).
3. Mengirimkan paket dari dan menuju jaringan paket data eksternal.
4. Melakukan proses Authentication, Authorization, and Accounting (AAA) terhadap mobile station client menuju AAA server.
5. Mengumpulkan penggunaan data yang terhubung dengan AAA server dan menerima parameter-parameter profil user yang berisi jenis-jenis layanan dan keamanan

l. Home Agent (HA) : HA memungkinkan MS untuk melakukan hubungan dengan internet dimana HA berfungsi sebagai alat bantu MS untuk mengakses internet. HA berperan dalam implementasi protokol mobile/simple IP dengan meneruskan paket - paket ke PDSN dan sebaliknya. HA menyediakan keamanan dengan melakukan otentikasi MS melalui pendaftaran IP. HA juga menjaga hubungan dengan AAA untuk menerima informasi tentang user. HA mendukung nendukung roaming data dengan jaringan yang mendukung 1xRTT dan meneruskan semua trafik mobile ke jaringan yang tepat untuk dikirim ke handset serta bertanggung jawab untuk proses registrasi, mengalihkan tujuan (trafik) ke PDSN. Selain itu home agent juga berfungsi untuk menelusuri lokasi MS sekaligus mengecek apakah paket data telah diteruskan pada MS tersebut.

m. Gateway Mobile Switching Center (GMSC) :GMSC meminta informasi routing dari panggilan user dan menyediakan hubungan / pemutusan di jaringan.

n. Short Message Service Center (SMSC) : SMSC bertanggung jawab dalam penyampaian, penyimpanan dan pengajuan suatu pesan singkat

o. Service Maintenance Terminal (SMT) : SMT menyediakan VPN manager dan VPN operator untuk mengatur data dari user seperti lokasi / area MS berada, dan grup dari MS.

p. iManager M2000 (M2000) :
M2000 merupakan pemusatan pengaturan untuk Huawei Mobile Networkdan mendukung fungsi – fungsi seperti berikut :
1. pemusatan fault management
2. performance management
3. configuration management
4. security management
5. system management

Sumber :
FERONIKA HERAWATI_611030051
ANALISA PERFORMANSI LAYANAN DATA PADA JARINGAN CDMA 2000 1X (PDSN TELKOM Flexi JAKARTA )
Data Service Performance Analysis in CDMA 2000 1x Network (PDSN TELKOM Flexi Jakarta)
[list=1][*]
http://www.sentrainfo.com/artikel/45/jaringan/cdma/code/division/multiple/access/business_article.htm
http://digilib.ittelkom.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=398:cdma-2000-1x&catid=17:sistem-komunikasi-bergerak&Itemid=14



Oleh :
Ikhtiar sari Tilawa 085514206

ikhtiar

Jumlah posting : 2
Join date : 17.05.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik